Skip to content

Administrasi PBM

Indikator?
Posted on 15 November 2009 by Kandung Supriyono 

Indikator berarti pointer, jarum; pengukur, meteran, display (http://id.w3dictionary.org/index.php?q=indikator) Bagaimana dengan indikator Standar Kompetensi? Kalau saya mengambil makna indikator=pengukur, maka pengukur “besar” Standar Kompetensi (SK) adalah Kompetensi Dasar (KD) (banyak guru tidak menyadari bahwa KD adalah indikator dari SK. Bagaimana dengan indikator KD. Indikator KD adalah SEMUA hal yang bisa dijadikan pengukur keberhasilan KD. Apakah indikator pada silabus sama dengan indikator pada RPP, apakah sama dengan indikator pada penilaian? Logikanya, indikator pada silabus lebih luas (BUKAN LEBIH BANYAK)dari indikator pada RPP. Indikator pada penilaian? Penilaian apa? Pada penilaian proses = indikator pada RPP. Penilaian hasil (UH) = indikator KD pada silabus. Indikator ulangan akhir semester? = pengukur penguasaan semua KD pada satu semester. Demikian seterusnya.

Contoh sederhana

Mendengarkan

memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat

1.1. Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang menggunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat yang melibatkan tindak tutur: menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang

1.2.Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang mengunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk beriteraksi dengan ling-kungan terdekat yang melibatkan tindak tutur : meminta dan memberi informasi, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan mengung-kapkan kesantunan

Jadi “memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat” dapat diukur dengan:

menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang secara akurat, lancar dan berterima meminta dan memberi informasi, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan mengungkapkan kesantunan secara akurat, lancar dan berterima.

Bagaimana dengan mengukur menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang secara akurat, lancar dan berterima

Minimal harus ada indikator yang mengukur

menyapa orang yang belum dikenal

menyapa orang yang sudah dikenal

memperkenalkan diri sendiri

memperkenalkan orang lain

memerintah, dan

melarang

Sudah? Ya belum, kan belum ada ukuran:

keakuratan,

kelancaran,

ke-berterimaan (CCU, akhlak, sikap, dll)

Sudah? Ya belum, ada tidak materi atau ketrampilan prasyarat yang perlu dikuasai siswa untuk mencapai indikator di atas? Apa itu? Misalnya

tata bahasa

kosa kata:

dll.

Sudah?… tentu belum. Kita harus memperhatikan SKL (Standar Kompetensi Lulusan). Apa yang dituntut dalam SKL sudah harus muncul pada indikator,

Seorang siswa bisa diketahui mampu atau memiliki kompetensi dasar:

“Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang menggunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat yang melibatkan tindak tutur: menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang”

bila setelah diuji menggunakan ukuran atau indikator di atas.

Bobot setiap indikator sama? Tentu tidak. Misalnya untuk indikator utama 60%, indikator prasyarat 30% dan indikator lainya 10% atau menurut professional judgement guru.

Selamat merenung

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: