Skip to content

Pemberdayaan MGMP-MGBK

17 Februari, 2016

Kepada

Yth. Ketua MGMP/MGBK SMP Kabupaten Gunungkidul

 

Diberitahukan bahwa Bidang PLP Dinas Dikpora Gunungkidul akan menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Guru MGMP SMP/MTS.. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan kelompok kerja guru MGMP SMP/MTs. di Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan capaian nilai Ujian Tingkat SMP sesuai standar kelulusan.

Untuk itu kami mohon bantuan Ketua MGMP/MGBK SMP Kabupaten Gunungkidul sebagai Fasilitator kegiatan tersebut. Di samping itu kami mohon bantuan juga untuk menyampaikan daftar nama 40 guru ke Bidang PLP atau melalui email: kandungs@yahoo.com, selambat-lambatnya tanggal 21 Februari 2016, untuk selanjutnya akan dibuatkan undangan oleh Bidang PLP.

Ke 13 MGMP/MGBK SMP tersebut adalah sebagai berikut:

  1. 40 guru Bahasa Inggris
  2. 40 guru Bahasa Indonesia
  3. 40 guru IPA
  4. 40 guru IPS
  5. 40 guru Matematika
  6. 40 guru PKn.
  7. 40 guru Penjasorkes
  8. 40 guru Seni Budaya
  9. 40 guru Prakarya dan TIK
  10. 40 guru Bahasa Jawa
  11. 40 guru Pendidikan Agama Islam
  12. 40 guru Pendidikan Agama Kristen dan Katholik
  13. 40 guru Bimbingan dan Konseling

Jumlah seluruhnya 520 guru SMP

Materi:

Kebijakan Dinas Dikpora (Kepala Dinas/Kepala Bidang PLP)

Pemberdayaan MGMP dan MGBK (Pengawas Sekolah: 2 JPL)

Evaluasi dan Menyusun Program Kerja dan Kegiatan MGMP dan MGBK 2016-2017 (Ketua MGMP/MGBK : 4 JPL Teori dan Praktik)

Waktu kegiatan:

Antara tanggal 25 s.d 27 Februari 2016 (8 JPL/ 1 hari)

Tempat Kegiatan di:

  1. SMPN 1 Wonosari (IPA dan Matematika)
  2. SMPN 2 Wonosari (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa)
  3. SMPN 4 Wonosari (IPS, PKn., dan Senibudaya)
  4. SMPN 1 Karangmojo ( Penjasorkes, Prakarya, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Kristen-Katolik, dan Bimbingan Konseling)

Demikian, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Koordinator pelaksana Kegiatan

 

Kandung Supriyono

kandungs@yahoo.com

08122746889/085725854144

Template RPP

14 Januari, 2016

Template RPP Kur 2013 pak kandung Nov 2014 _Repaired_1

Template RPP Kur 2013 pak kandung Nov 2014 _Repaired_2

Template RPP Kur 2013 pak kandung Nov 2014 _Repaired_4

Template RPP Kur 2013 pak kandung Nov 2014 _Repaired_5

Template RPP Kur 2013 pak kandung Nov 2014 _Repaired_6

PROGRAM SUKSES UN GURU BAHASA INGGRIS

14 Januari, 2016

Program Sukses UN Guru Bahasa Inggris sekurang-kurangnya harus memuat:

  1. Kegiatan yang berkaitan dengan intensifikasi:

a. Perbaikan perencanaan pembelajaran, (RPP yang direvisi/dihubungkan dengan tuntutan SKL (kisi-kisi UN 2015), dengan penekanan pada penetapan indikator pencapaian, indikator penilaian, instrumen penilaian, materi, alat/media dan langkah-langkah pembelajarannya.

b. Pemanfaatan waktu dengan baik: tepat waktu masuk keluar kelas, menghindari meninggalkan kelas, mengganti jam yang ditinggalkan, menghindari waktu idle,

c. Latihan mengerjakan soal tertarget: (UH yang sesuai indikator, soal prediksi UN, soal UN tahun sebelumnya, Try out oleh Dinas, MKKS, dll)

d. Penugasan secara terstruktur penguasaan/penguatan materi prasyarat (matrikulasi/bridging course)

e. Dll.

  1. Kegiatan yang berkaitan dengan ekstensifikasi:

a. Penambahan jam pelajaran,

b. Les sore hari,

c. Bimbingan khusus sukses UN,

d. Penambahan materi sukses UN, Dll.)

  1. Penyusunan bank soal UN selama 5 tahun terakhir.
  2. Penyusunan minimal satu set Soal Prediksi UN 2016.

PROGRAM SUKSES UN 2016

14 Januari, 2016

PROGRAM SUKSES UN GURU MATA PELAJARAN

SMP ___________________________________

Nama Guru        : ______________________________________

Mata Pelajaran : ______________________________________

 

  1. SOAL UN (UN Tahun ___________ _____

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

1. INDIKATOR SKL

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

2. SK/KD/INDIKATOR (Kelas _____________ Semester _____________)

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

3. MATERI UTAMA

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

 

4. MATERI PRASYARAT

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

5. MATERI PENUNJANG & REFERENSI

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

_________________________________________________________

 

DATA KEKURANGAN BUKU K13

6 Januari, 2015

1. Tuliskan KEKURANGAN buku dengan rasio 1 siswa 1 buku.
2. Tuliskan keterangan yang diperlukan pada kolom keterangan.
3. Yakinkan data yang diisikan benar sebelum klik “KIRIM”
4. Bila terlanjur mengirim data yang SALAH, perbaiki data dan KIRIM kembali dengan menambahkan kata REVISI setelah nama sekolah. Contoh SMPN 2 Wonosari (Revisi)

Sekali lagi yakinkan data yang diisikan benar sebelum klik “KIRIM”
Bila terlanjur mengirim data yang SALAH, perbaiki data dan KIRIM kembali dengan menambahkan kata REVISI setelah nama sekolah. Contoh “SMPN 2 Wonosari (Revisi)”

Terima kasih

Analisis Penilaian Versi Quick Count

21 Juli, 2014

QUICK COUNTANALISIS HASIL PENILAIAN

 

  1. Analisis hasil penilaian.

Analisis hasil penilaiandilakukan untuk mengetahui siswa yang sudah tuntas dan yang belum dan selanjutnya disusun program tindak lanjut, yakni program remedial dan pengayaan.  Analisis ini harus dilakukan pada SEMUA PENILAIAN, SEMUA KELAS (bukan hanya SAMPEL). Analisis dilakukan dengan cepat, segera setelah penilaian dilakukan, karena hasilnya segera untuk menentukan siswa yang sudah tuntas dan yang belum mencapai batas KKM.

Karena harus dilaksanakan dengan cepat maka diperlukan format dan cara yang khusus; QUICK COUNT atau Hitung Cepat. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Hasil penilaian/ nilai dimasukkan ke dalam daftar nilai yang terintegrasi dengan format analisis hasil penilaian.
  2. Tandai nilai yang tidak mencapai KKM dengan menggunakan stabilo.
  3. Hitung nilai yang tidak mencapai KKM, dan tuliskan pada kolom yang sudah disiapkan.
  4. Hitung persentase siswa yang tuntas dengan rumus:

X 100%

  1. Hitung persentase siswa yang tidak tuntas dengan rumus:

X 100%

  1. Hitung daya serap dengan rumus:

X 100% atau Nilai rata-rata X 100%

Contoh format analisis hasil evaluasi yang menyatu dengan daftar nilai seperti berikut (KKM 70).

Contoh Analisis Hasil Penilaian dengan Quick Count

NO. INDUK NAMA Utama Remedi
1 Alif  45
2  Beta 90
3  Cahya 80
4  Delta 70
5  Elfi 60
6  Fana 50
7  Giant 55
8  Heri 75
9  Indah 80
10  Jaja 100
11  Kalam 70
12  Lola 55
13  Muna 85
14  Naomi 95
ANALISIS HASIL PENILAIAN Jumlah 1010
Rata-rata 72
Nilai Tertinggi 100
Nilai Terendah 45
Sdev 17
Jumlah Siswa 14
Jumlah Siswa Remedi 5
Jumlah Siswa Pengayaan 9
% Daya Serap 72%
% Ketuntasan 64%

 

  1. Analisis Butir Soal.

Ada dua kepentingan guru melaksanakan analisis butir soal, sebagai berikut:

  1. Untuk mendapatkan soal yang valid, baik untuk ulangan harian, ulangan tengah semester, atau ulangan akhir semester. Analisis butir soal ini sering disebut juga telaah soal (Permendikbud No 66 tahun 2013). Sedangkan soal untuk ujian akhir sekolah atau ujian nasional diperlukan analisis empiris.

Soal yang dianalisis adalah hasil uji coba atau ulangan harian, atau ulangan tengah semester.

 

  1. Untuk mengetahui butir/indikator mana yang sudah atau belum dikuasai siswa.

Soal yang dianalisis adalah hasil ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester. Untuk itu semua hasil penilaian dari semua kelas yang diampu seorang guru harus dianalisis. Pelaksanaannya harus segera setelah penilaian dilakukan, karena hasilnya akan dipergunakan untuk menentukan apakah siswa harus mempelajari KD yang sama atau KD berikutnya.

 

Analisis butir soal bisa secara manual, dengan kalkulator, atau dengan software komputer. Untuk mengetahui apakah soal tertentu sudah dikuasai siswa atau belum bisa dengan Quick Count, cara yang sangat sederhana dan cepat. Salah satu caranya adalah dengan menanyakan kepada siswa yang menjawab benar suatu butir soal, guru menentukan tingkat capaian penguasaan dan mencatat hasilnya. Perhatikan contoh berikut, dengan jumlah soal 10, dan jumlah siswa 32.Ketuntasan klasikal butir soal dihitung dari jumlah siswa yang menjawab benar soal tersebut > 75% siswa. Soal dikategorikan mudah bila > 70% siswa menjawab benar sedang bila > 30% – < 70% dan sukar bila kurang dari 30% siswa yang menjawab benar.

 

Contoh Analisis Butir Soal dengan Quick Count

NO. SOAL JUMLAH
BENAR
% TUNTAS/
TIDAK
MUDAH/ SUKAR Keterangan
1 30 94% T Md T= TuntasTT= Tidak Tuntas

 

Md= Mudah

Sd= Sedang

Sk= Sukar

2 8 25% TT Sk
3 29 91% T Md
4 25 78% T Md
5 28 88% T Md
6 24 75% T Md
7 14 44% TT Sd
8 10 31% TT Sd
9 27 84% T Md
10 25 78% T Md

 

Dari analisis butir soal versi quick count tersebut diketahui ada 7 soal (No 1, 3, 4, 5, 6, 9, dan 10) yang tuntas secara klasikal, sedangkan 3 soal (2, 7, 8) tidak tuntas. Tujuh soal (No 1, 3, 4, 5, 6, 9, dan 10) dalam kategori mudah, 2 soal (7,8) kategori sedang dan 1 soal (2) dalam kategori sukar.

Dari analisis quick count tersebut disusun program perbaikan untuk indikator pada soal nomor 2, 7, dan 8.

Materi

4 Desember, 2013

Template RPP bisa didownload di sini dan dikembangkan lebih lanjut.

Panduan menyusun RPP bisa dibaca pada Permendikbud No 81A dan didownload di sini

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya