Lanjut ke konten

AKREDITASI SEKOLAH – Standar Pembiayaan

11 Agustus, 2011

Ibu Bapak Kepala Sekolah beserta Tim Akreditasi sekolah yang saya hormati, untuk mempermudah menyiapkan bukti fisik standar pembiayaan, siapkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Semua pedoman, panduan, aturan penggunaan dana 4 tahun terakhir.
  2. Semua catatan program atau rencana biaya (apapun namanya; RAPBS, APBS, RKA, dll.) usahakan berada pada satuformat/menjadi satu kesatuan yang meliputi:
  1. Semua Rencana Pemasukan ( Dari SEMUA sumber dana)
  2. Semua Rencama Pengeluaran
  • Semua catatan/ evaluasi realisasi baik pemasukan maupun pengeluaran disertai persentasenya ( Download contoh) untuk mempermudah menyiapkan bukti fisik instrumen NO 126 s.d 139 = 14 instrumen)
  • Semua Rencana dan laporan keuangan BOS, BOSDA, Rutin, SSN, Bantuan, dll. termasuk kegiatan UAS, PPDB)
  • Semoga membantu!

    PEMBINAAN SEKOLAH RSBI

    24 Maret, 2011

    Ketika pengelolaan Sekolah RSBI diserahkan ke Pemerintah Provinsi, salah satu masalah yang timbul adalah tentang pembinaan sekolah, yang memang menjadi bagian dari sistem penyelenggaraan pendidikan. Idealnya memang pengawas Dinas Pendidikan Provinsi, tetapi Dinas Provinsi belum memiliki pengawas sekolah.
    Untuk itulah atas masukan dari berbagai pihak, Gubernur DIY menulis surat kepada Bupati Gunungkidul dan Kulonprogo untuk menugasi pengawas dinas pendidikan kabupaten untuk membina RSBI agar proses belajar di RSBI bisa berjalan sesuai ketentuan.
    Surat bernomor 1121/0187 tertanggal 7 Maret 2011, yang ditandatangani Sekretaris Daerah DIY itu juga ditembuskan kepada Kepala Dinas Dikpora Provinsi, Kepala BKD Prov. DIY, Kepala DPPKA Prov. DIY, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Kulonprogo, Kepala Dinas Dikpora Kab. Gunungkidul, Kepala Bidang Persekolahan Dinas Dikpora Prov. DIY, dan Kepala Sekolah RSBI di dua Kabupaten tersebut.
    Semoga dengan diluncurkannya surat tersebut pengawas sekolah di dua kabupaten tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dalam melaksanakan tugasnya membina sekolah yang di dalamnya adalah sekolah RSBI.

    Workshop Penilaian SMP 1 Ngawen

    14 Februari, 2011

    Jumat, 11 Feb. 2011

    Nara sumber Drs. Kandung Supriyono,

    Pengawas Sekolah pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul

    Materi Pokok

    1. Rancangan Penilaian
    2. Kisi-kisi dan Instrumen Penilaian
    3. Analisis Hasil Penilaian
    4. Analisis Butir Soal
    1. Review Materi Kepala Dinas
    • Grand Desain Pendidikan Karakter

    -       Strategi mikro pendidikan karakter di sekolah

    -       Pendidikan Karakter sudah ada sejak dulu, dibangkitkan lagi

    -       Pendidikan karakter tidak diajarkan, tetapi dikembangkan melalui pembiasaan

    -       Semua warga sekolah, khususnya guru bertanggungjawab

    • Program Sukses UNAS

      -       Matrikulasi… Batu hitam

      -       Giatkan perpustakaan

      -       Berikan jawaban masalah pada tempat tertentu (perpustakaan, internet, majalah, koran, TV, Radio, dll.

      -       Peran semua stake holder dalam sukses UN

      • Jam kerja, jam belajar,

        -          sistem paket vs sks

        -          belajar di luar kelas (TT..KMTT)

        2. Rancangan Penilaian

        1. Semua guru wajib membuat rancangan penilaian yang disampaikan kepada siswa pada awal semester
        2. Siapkan bukti fisik sudah membuat rancangan penilaian
        3. Format rancangan penilaian tidak mengikat, tetapi wajib memenuhi kriteria minimal, yakni:

        -          Lingkup

        -          Teknik

        -          Bentuk

        -          KKM

        -          Remedial dan pengayaan

        -          Aturan/kesepakatan lain

        1. Rancangan penilaian pada program semester, meliputi kapan dilaksanakan
        2. Rancangan penilaian yang tertuang pada silabus, meliputi: indikator, bentuk, teknik, dan contoh instrumen
        3. Rancangan penilaian yang tertuang pada RPP, meliputi:

        -          Kisi-kisi (sederhana, meliputi: indikator, teknik, bentuk, jumlah dan nomor soal)

        -          Instrumen * (bukan contoh instrumen)

        -          Pedoman penilaian/rubrik

        • Rancangan penilaian pada program remedial (sekurang-kurangnya) meliputi:

          -          Siapa

          -          Apa

          -          Bagaimana

          -          Kapan

          -          Kriteria tuntas

           

          3. Kisi-kisi dan Instrumen penilaian

          Instrumen penilaian harus:

          -          Berdasarkan kisi-kisi yang dibuat (sederhana, meliputi: indikator, teknik, bentuk, jumlah dan nomor soal)

          -          Valid (diketahui melalui telaah soal kualitatif)

          • Isi
          • Konstruksi
          • Bahasa

          (Untuk ulangan harian tidak dituntut analisis butir soal empiris)

          • Empiris (untuk meyakinkan soal yang dipergunakan sudah):

          -       Memiliki daya beda yang dipersyaratkan

          -       Tingkat kesukaran yang sesuai

          -       Semua opsi berfungsi secara baik

           

          4. Pelaksanaan dan Analisis Hasil penilaian

          1. Guru melaksanakan memiliki bukti fisik pelaksanaan penilaian yang antara lain:

          -          Daftar hadir siswa (informasi/catatan/keterangan bahwa hari itu ulangan)

          -          Daftar nilai hasil penilaian (ada informasi tanggal pelaksanaan)

          2. Guru melaksanakan memiliki bukti fisik pemeriksaan hasil penilaian disertai feedback yang sesuai dan dikembalikan kepada siswa yang antara lain:

          -          Sampel pekerjaan siswa (yang sudah diketahui orangtua siswa.)

          -          Daftar penerimaan berkas penilaian (ulangan atau tugas)

          1. Analisis hasil penilaian (untuk mengetahui siswa yang tuntas dan yang belum) dan selanjutnya disusun program tindak lanjut.
          2. Analisis Hasil Penilaian SUPER CEPAT + 2 menit… Tandai dengan stabilo nilai di bawah KKM… hitung….tulis di tempat yang tersedia…. untuk mengetahui rata2 dan daya serap menggunakan kalulator atau komputer (+ 5-10 menit)
          3. Guru melaksanakan memiliki bukti fisik pelaksanaan penilaian remedial yang antara lain:

          -          Daftar hadir siswa (informasi/catatan/keterangan bahwa hari itu ulangan-bisa menjadi satu dengan dafdir KBM)

          -          Daftar nilai hasil penilaian (di samping nilai asli, – ada informasi tanggal pelaksanaan)

           

          5. Analisis Butir Soal

          -          Untuk mendapatkan soal yang valid.

          Soal yang dianalisis adalah hasil uji coba atau ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

          -          Untuk mengetahui butir/indikator mana yang sudah/belum dikuasai siswa

          Soal yang dianalisis adalah hasil ulangan harian, ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester

          -          Analisis butir soal bisa secara manual, dengan kalkulator, atau dengan komputer

          KODE ETIK PENGAWAS SEKOLAH

          31 Januari, 2011

           

          1. DALAM MELAKSANAKAN TUGAS, SENANTIASA BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA, SERTA MENGIKUTI PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
          2. MERASA BANGGA MENGEMBAN TUGAS SEBAGAI PENGAWAS SEKOLAH
          3. MEMILIKI PENGABDIAN YANG TINGGI DALAM MENEKUNI TUGAS SEBAGAI PENGAWAS SEKOLAH
          4. BEKERJA DENGAN PENUH RASA TANGGUNG JAWAB DALAM TUGASNYA SEBAGAI PENGAWAS SEKOLAH
          5. MENJAGA CITRA DAN NAMA BAIK SELAKU PEMBINA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PENGAWAS SEKOLAH
          6. MEMILIKI DISIPLIN YANG TINGGI DALAM MELAKSANAKAN TUGAS PROFESI SEBAGAI PENGAWAS SEKOLAH
          7. MAMPU MENAMPILKAN KEBERADAANNYA SEBAGAI APARAT DAN TOKOH YANG DITELADANI
          8. SIGAP DAN TERAMPIL UNTUK MENAGGAPI DAN MEMBANTU MEMECAHKAN MASALAH-MASALAH YANG DIHADAPI APARAT BINAANNYA
          9. MEMILIKI RASA KESETIAKAWANAN SOSIAL YANG TINGGI, BAIK TERHADAP APARAT BINAAN MAUPUN TERHADAP SESAMA PENGAWAS SEKOLAH

          LAMPIRAN 2

          BUKU KERJA PENGAWAS SEKOLAH

          Direktorat Tenaga Kependidikan

          Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

          Kementrian Pendidikan Nasional November 2010

           

           

          SERBA SERBI UN 2010/2011

          12 Januari, 2011

          Ujian Nasional sebagai hajatan dan “ritual” tahunan sudah semakin dekat. Tarik ulur berbagai kepentingan menyebabkan peraturan dan pedoman pelaksanaannya menjadi sangat terlambat. Namun pepatah mengatakan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

          Berikut berbagai peraturan yang berhasil dihimpun admin. Silakan unduh aja….

          TOT Program BOS 2010

          25 November, 2010

          Penyelenggara; Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah

          Tempat: Hotel Sahid Raya Jalan Babarsari Yogyakarta

          Waktu: Senin 22 November 2010 s.d Kamis, 25 November 2010

          Peserta: Regional Yogyakarta untuk Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah meliputi 112 peserta di lingkunang Kemendiknas dan 56 dari Kemenag = 168 orang

          Materi:

          Modul 1 (4 sesi ):

          1. Sesi 1: EDS/M – Pengenalan SNP, SPM dan SPMP dalam rangka perencanaan sekolah/madrasah (100”)
          2. Sesi 2: EDS/M  - Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah (110” )
          3. Sesi 3: EDS/M – Identifikasi Kesenjangan dan Rekomendasi Pemenuhan SPM (180”)
          4. Sesi 4: EDS/M – Aplikasi pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah/Madrasah, TRIMS (120”)

          Modul 2 (6 sesi ):

          1. Sesi 1: RKS/M – Pengantar Penyusunan RKS/M dan RKT(60”)
          2. Sesi 2: RKS/M – Penentuan Kondisi Sekolah/Madrasah saat ini(60”)
          3. Sesi 3: RKS/M – Penentuan Kondisi Sekolah/Madrasah yang diharapkan(90”)
          4. Sesi 4: RKS/M – Program, Penanggungjawab Program, Indikator Kinerja, Kegiatan dan Jadwal Kegiatan(90”)
          5. Sesi 5: RKS/M – Menyusun Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah Jangka Menengah(120”)
          6. Sesi 6: RKS/M – Menyusun RKT dan RKAS/RAPBS(120”)

          Modul 3 (7 sesi ):

          1. Sesi 1: KEUANGAN – Pengantar Manajemen Keuangan Sekolah/Madrasah (30”)
          2. Sesi 2: KEUANGAN – Penatausahaan Keuangan Sekolah/Madrasah (90”)
          3. Sesi 3: KEUANGAN – Perpajakan (90”)
          4. Sesi 4: KEUANGAN – Pembukuan (90”)
          5. Sesi 5: KEUANGAN – Pencatatan Barang Milik Sekolah/Madrasah (45”)
          6. Sesi 6: KEUANGAN – Pelaporan (90”)
          7. Sesi 7: KEUANGAN – Pengawasan, Audit dan Pengendalian (30”)

          Tim Pengembang dan Nara sumber: Abdul Rahman Gusdur (ADB), Khoirullah dan Jafriansen Damanik (Bank Dunia) dan Nanang Kosasih Amanda dan Sarjono (USAID)

          Master Trainer: 25 Master Trainer seluruh Indonesia

          Pesan-Pesan Tim Pengembang:

          1. Tim pengembang mengungkapkan rasa syukurnya kerena kesuksesan penyelenggaraan TOT BOS di Yogyakarta, di mana hanya ada 3 dari 168 peserta yang tidak bisa hadir.
          2. Kepada peserta, Tim pengembang menaruh harapan:
          • Sebagai pelatih BOS tingkat Provinsi/Kabupaten mampu dan mau menjalankan tugas melatih pimpinan dan pengelola sekolah/madrasah
          • Memperkuat kerjasama abtar Dinas/Kantor Kemenag untuk mendalami tiga modul tersebut.
          • Selalu berorientasi pada mutu sekolah/madrasah, karena  mutu sekolah adalah layanan wajib bagi pemda
          • Kinerja 165 pelatih dilihat tidak hanya pada suksesnya pelaksanaan pelatihan saja, tetapi sampai pada apa yang dilakukan sekolah/madrasah dalam memenuhi SPM dan SNP secara berkesinambungan.
          • Selalu memperbaiki penguasaan materi EDS/M, PPS/M dan MKS/M terutama pada modul sekolah yang akan diterbitkan.
          • Ikhlas-karena tugas pelatih lebih berat dari tim nasional karena yang dilatih adalah pelaksana di lapangan dengan berbagai permasalahan
          • Selalu mengupdate regulasi yang ada karena perubahan regulasi sering terjadi

          Yang tertangkap Kamera:

          Upacara Penutupan- Master Trainer

          Upacara Penutupan

          TOT Sistem Lisensi Kepala Sekolah

          25 November, 2010

          Penyelenggara; LPPKS Surakarta

          Tempat: P4TK Bisnis Pariwisata Sawangan

          Waktu: Jumat-Minggu, Tanggal 19-21 November 2010

          Peserta: Perwakilan 33 Dinas Pendidikan Provinsi dan 2 orang pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Kota se Indonesia

          Dasar: Permendiknas No. 28 Tahun 2010.

          Ikuti

          Get every new post delivered to your Inbox.